Cara menggunakan Ph Meter




Cara menggunakan Ph Meter, Cara menggunakan Ph Meter yang baik dan benar, Bagaimana cara menggunakan Ph Meter, Cara mudah menggunakan Ph Meter


Cara menggunakan Ph Meter - Asam dalam rumusan HA, umunya adalah senyawa kimia yang terlarutkan dalam air maka asam itu akan menghasilkan larutan dengan pH yang kadarnya lebih kecil dari 7. Pemgertian modern asam merupakan zat yang memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang disebut basa), atau menerima pasangan elektron bebas dari suatu basa. Asam bereaksi dengan basa dalam penetralan untuk membentuk hasil garam. Contoh asam adalah asam asetat yang bisa ditemukan dalam cuka dan asam sulfat pada baterai atau aki mobil.

Tak terlepas dari asam itu, asam punya peranan dalam kehidupan manusia yaitu diantaranya dapat menghilangkan karat pada logam dalam proses "pengawetasaman" (pickling). Asam juga bisa diapaki untuk elektrolit pada baterai sel basah, contohnya asam sulfat pada baterai mobil. Pada manusia dan hewan, ada asam yang terdapat di lambung yaitu asam klorida untuk disekresikan di lambung untuk mengolah protein dan polisakarida dan juga mengubah proenzim pepsinogen menjadi enzim pepsin. Asam ini juga diapaki suntuk katalis; misalnya, asam sulfat dipakai untuk proses alkilasi pada pembuatan bensin.

Asam yang memiliki peranan banyak itu tentunya akan sangat meyulitkan jika terlalu banyak kadarnya sehingga kita juga dapat mengukur intensitas keasaman cairan, anah alat yang digunakan untuk mengukur PH keasaman adalah PH Meter. PH Meter pertama kali ditemukan oleh ilmuwan pada tahun 1906, Ph meter itu dimulai dari percobaan yang berhasil. Zaman semakin maju maka berkembangnya ilmu pengetahuan juga teknologi, PH Meter berkembang dan bervariasi jadi alat yang lebih praktis juga mudah untuk dibawa dan dipakai.

Tidak hanya berfungsi sebagai pengukur tingkat keasaman air, PH Meter dapat juga mengukur PH pada Tanah serta PH pada batu. PH Meter jenis ini sering kali digunakan untuk penelitian laboratorium. Mengukur derajat keasaman atau basa, dapat diperlihatkan pada nilai kadar di layarnya, saat nilai ditunjukkan di bawah tujuh, sifat itu adalah asam. Saat nilai yang ditunjukkan di atas tujuh, cairan bersifat basa. Sebelum PH Meter digunakan kita harus melakukan kalibrasi terlebih dahulu.

Kalibrasi adalah cara yang digunakan untuk menentukan kebenaran fungsi dari suatu alat ukur kepada bahan yang akan diukur, caranya adalah membandingkan standar pada ukuran standar nasional dengan ukuran internasional. Tujuannya adalah untuk mendapat hasil ukur yang sesuai serta akurat pada standar nasional atau standar internasional.

Pada tempat penjualan alat PH Meter, umunya akan beri tahu bagaimana cara penggunaannya atau cara menggunakan PH Meter yang benar, yaitu:

  • Langkah pertama siapkan cairan yang akan diukur keasamannya secukupnya saja.
  • Perhatikan terlebih dahulu kadar suhu pada larutan yang akan diukur dengan suhu yang telah di kalibrasi sebelumnya. Pastikan keduanya adalah sama, contohnya saat suhu larutan yang sudah di kalibrasi sebesar 20 derajat celsius, maka suhu cairan yang hendak diukur pun harus sama.
  • Lalu lihat buku penutup elektrode untuk alat PH Meter yang menggunakan air khusus lalu bersihkanlah hingga kering menggunakan lap atau tisu.
  • Nyalakan dan siapkan PH Meter, lalu celupkan elektrode ke cairan yang akan diukur, lalu putar elektrode larut jadi homogen.
  • Kemudian tekan tombol bertuliskan MEAS dan muncul kata HOLD pada layar, lalu tunggu beberapa saat hingga muncul angka PH yang menunjukkan seberapa besar kadar PH dari hasil pengukuran cairan itu.

Salah satu Ph meter yang kami tawarkan kepada Anda adalah, Compact Conductivity meter LAQUAtwin B-771cond_670_201.jpg

Fitur

Determine water conductivity with as little as 0.12 mL of sample.
The conductivity of rain water is a trusted guide to determining atmospheric purity. In agriculture, measuring the conductivity of soil allows farmers and agronomists to determine optimum fertiliser usage and check the ‘health’ of soil after salt water damage. The LAQUAtwin meter makes conductivity testing simple, anywhere.
Applications include:
Fresh water testing (rain, rivers, lakes, hot springs); aquaria; soil testing for improved agriculture and analysis of salt water damage; analysis of surface cleanliness prior to coating; and improved paint adhesion.

 

  • Salt/TDS Measurement
  • Auto range change
  • Temperature conversion(2%/℃ fixed)
  • IP67 waterproof
  • Auto hold
  • Automatic power off(15 minutes)

Sekian pembahasan tentang cara menggunakan Ph meter yang benar. Semoga artikel diatas bisa bermanfaat. Terima kasih atas kunjungan Anda

Jika Anda berminat membeli Ph meter atau alat ukur lainnya silahkan hubungi kami disini.

  • Office : Jl.Radin Inten II No.61A Duren Sawit Jakarta Timur
  • Telp : 021-8690-6782
  • Fax : 021-8690-6781
  • Phone : 0816-1740-8900
  • Email : sales@anm.co.id

 

Tags : pengertian asamsifat sifat asam dan basasifat asam kuatpengertian asam dan basacontoh asamsifat basajenis jenis asampengertian asam basa dan garam